Description
Shalat, Maaf Aku Sedang Sibuk” adalah cermin bagi hati yang lelah mengejar dunia, namun lupa kepada Pemilik waktu. Dalam kehidupan yang penuh notifikasi, deadline, dan kesibukan tanpa henti, banyak di antara kita yang menunda panggilan Ilahi.
Kita berkata “nanti saja” pada azan, padahal kita tak tahu apakah masih ada “nanti” untuk kita. Buku ini mengajakmu berhenti sejenak — bukan dari pekerjaan, tetapi dari kelalaian.
Melalui kisah nyata, renungan, kutipan Qur’an dan hadits, serta refleksi kehidupan modern, buku ini mengingatkan kita bahwa shalat bukan sekadar kewajiban, tetapi kebutuhan jiwa. Di antara kesibukan, justru shalatlah sumber ketenangan, kekuatan, dan keberkahan yang sesungguhnya.
Setiap babnya menuntun pembaca untuk kembali menata prioritas, menemukan makna dalam setiap sujud, dan merasakan nikmatnya kembali dekat dengan Allah SWT.
“Waktu tidak menunggu siapa pun, tapi Allah selalu menunggu hamba-Nya untuk kembali.”
Buku ini ditulis untukmu dan refleksi bagi penulis — yang mungkin pernah menunda shalat karena merasa terlalu sibuk, padahal hanya dengan shalat hidupmu kembali utuh.
“Saat dunia memanggil dengan urusan,
Allah memanggil dengan cinta.”
